You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Siswa PAUD Cikini Disosialisasikan Penanggulangan Kebakaran dan Gempa Bumi
photo Suparni - Beritajakarta.id

Murid PAUD di Cikini Dikenalkan Profesi Pemadam Kebakaran

Puluhan murid PAUD Kidia diperkenalkan profesi pemadam kebakaran di Posko Pemadam Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Para peserta didik ini juga diberikan materi mengenai pencegahan kebakaran dan juga alat-alat yang bisa digunakan untuk proses pemadaman kebakaran.

Kita sosialisasikan penanggulangan kebakaran dan gempa bumi kepada siswa melalui dialog dan bermain

"Kami sosialisasikan penanggulangan kebakaran dan gempa bumi kepada siswa melalui dialog dan bermain. Ada sekitar 30 anak yang ikut," ujar Nurulsianto, Komandan Peleton Sektor Menteng Sudin Gulkarmat Kota Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Menurutnya, siswa yang didampingi para guru dan wali murid tersebut dikenalkan jenis alat pemadam dan cara penggunaannya, seperti alat pemadam api ringan (APAR) dan penggunaan karung basah. Namun, materi dititik beratkan pada pencegahan agar anak-anak tidak bermain api di tempat yang berbahaya dan mudah terbakar.

Siswa PAUD di Tanah Tinggi Dikenalkan Profesi Petugas Damkar

"Kami juga ajarkan cara berlindung yang benar dan evakuasi ke tempat terbuka saat terjadi gempa bumi agar selamat," terangnya.

Lusi, salah satu guru PAUD berharap, kedatangannya ke pos damkar dapat memberikan pengalaman menarik bagi muridnya. "Semoga menjadi ilmu dan pengalaman menarik bagi anak-anak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati